Journey to School of Universe Parung


School of Universe Parung, adalah tujuan perjalanan kali ini. School of Universe adalah sekolah dengan konsep berbeda jika dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain. Sekolah ini berkonsep sekolah yang metode pembelajarannya menekankan pengalaman pribadi siswa dalam keseharian sebagai sarana pembelajaran yang lebih efektif dibandingkan jika harus berada di dalam kelas yang biasanya teras mengungkung. Maka, tak heran jika  berkunjung ke School of Universe anda tidak akan menemui bangunan sekolah yang megah dengan ruangan berbentuk kotak dan jajaran meja dan kursi. Yang akan menyambut anda di sana adalah rimbunnya pepohonan serta ruang kelas yang lebih mirip saung-saung, serta tentunya lapangan yang luas.

Model School of Universe sangat mirip dengan apa yang digambarkan oleh Tetsuko Kuroyanagi dalam bukunya Totto Chan : Gadis Kecil di Jendela, yang menceritakan pengalaman Totto Chan bersekolah yang tidak hanya mementingkan pembelajaran secara kognitif saja, tapi lebih dari itu, sekolah juga mempersiapan para siswanya untuk dapat menjalani kehidupannya dengan melatih mental, emosi, juga akhlaknya. Model sekolah ini yang sekarang kita kenal sebagai sekolah alam.

Kembali ke School of Universe, perjalanan menuju parung ditempuh dengan waktu satu jam dari Bintaro Jaya. Dengan membawa fathi dan faihana, ini adalah perjalanan paling jauh yang kami lalui memakai motor. Hambatan terbesarnya adalah saat fathi tertidur. Duh susah banget, apalagi fathi berada di depan.

bersambung…

NB : alamat Sekolah Alam Parung

School of Universe
Jl. Raya Parung 314
Desa Lebak Wangi RT 03/01
Kel. Pemagar Sari
Kecamatan Parung
Kab Bogor KM 43
Kode Pos 16339

T: (021) 70728811

website : http://www.sou.sch.id/

From Pinux to Lenny


Berikut ini adalah daftar disro GNU/Linux yang pernah saya coba baik install di Harddisk, Virtual Machine, maupun Live CD/Live USB. Silakan Menikmati :

1. Pinux

2. Knoppix

3. Ubuntu

4. Slax

5. Slackware5. Debian

6. Arch7. Sabayon

8. Fedora

9.Unbrakable Linux

10.aptosid

11. Backtrack

12. Crunchbang

13.ArchBang

14.GNUStep

Seian dulu yang inget, kalo kurang nant nambah lagi..

Breaking News : RIP STAN


Sebenarnya sih bukan berita baru banget, karena ini adalah babak akhir dari pergulatan tentang status hukum  STAN sejak lama. Sejak bernama STAN/Prodip  Keuangan sampai dengan sekarang. Sejak berstatus satker dibawah kementerian keuangan sampai menjadi satker BLU.

Pergulatan tersebut sebenarnya mulai terlihat hasilnya dengan disahkannya UU Sisdiknas yang pada intinya tidak mengakui adanya PTK, karena semua pendidikan seharusnya berada dibawah kewenangan Kemendiknas.

Gong terjadi pada awal januari 2010 dengan keluarnya Peraturan Pemerintah No 14 tahun 2010 tentang Pendidikan Kedinasan. Secara jelas, eksistensi STAN akan berakhir begitu masa peralihan selama 5 tahun berakhir, berakhir pula sebenarnya  STAN secara de jure. STAN tidak lagi menjadi PTK dibawah Kementerian Keuangan tetapi harus memilih tiga alternatif yang kesemuanya memindahkan status STAN menjadi instansi dibawah Kemendiknas. berikut ini adalah potongan dari aturan peralihannya :

“b. Untuk pendidikan kedinasan yang peserta didiknya   bukan pegawai negeri dan bukan calon pegawai   negeri, tersedia 3 (tiga) alternatif penyesuaian:

1) pendidikan kedinasan yang bersangkutan dialihstatuskan menjadi badan hukum pendidikan, yang kementerian lain atau LPNK yang   bersangkutan  sebagai pendiri    memiliki      representasi dalam organ representasi pemangku    kepentingan, untuk     memenuhi       kebutuhan  sektoral yang berkelanjutan dan memerlukan pengawasan dan penjaminan mutu yang ketat   dari    kementerian   lain  atau    LPNK yang   bersangkutan;

2) pendidikan     kedinasan   yang     bersangkutan diintegrasikan dengan perguruan tinggi negeri   tertentu dan setelah integrasi diadakan kerja   sama dengan kemasan khusus untuk memenuhi   kebutuhan sektoral yang bersifat temporer dan  memerlukan pengawasan dan penjaminan mutu   yang ketat dari kementerian lain atau LPNK yang   bersangkutan;

3) pendidikan     kedinasan   yang     bersangkutan   diintegrasikan dengan perguruan tinggi negeri   tertentu atau diserahkan kepada pemerintah   daerah jika kebutuhan akan pengawasan dan   penjaminan mutu yang ketat dari kementerian   lain atau LPNK yang bersangkutan rendah.”

STAN kan mendidik tidak hanya PNS yang melanjutkan D4, tetapi sebagian besarnya kan mendidik D3 yang belum CPNS ataupun PNS, sehingga STAN menjadi sasaran tembak pertama. Karena untuk memenuhi prasyarat agar tetap dipertahankan sebagai PTK adalah adanya kebutuhan khusus, spesialisasi, dan mahasiswanya bersatus CPNS dan atau PNS. Apalagi dulu pernah ada “STAN Swasta” (julukan untuk spesialisasi Aktuaria dan Analis Efek yang ada SPP dan Uang Kuliahnya) yang memang benar-benar tidak terkait dengan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan.

Sedangkan PTK-PTK di bawah Kementerian yang lain sebagain besar mahasiswanya adalah CPNS dan atau PNS, spesialis, dan khusus,maka kemungkinan besar akan memilih opsi mempertahankan eksistensinya, karena memang sesuai dengan opsi a nomor 2 dalam pasal 24 PP Nomor 14 Tahun 2010 sebagai berikut :

“a. Untuk pendidikan kedinasan yang peserta didiknya pegawai negeri dan calon pegawai negeri, baik pusat maupun daerah, tersedia 4 (empat) alternatif penyesuaian:

1) pendidikan kedinasan yang bersangkutan dijadikan pendidikan dan pelatihan pegawai yang  diselenggarakan oleh Kementerian, kementerian lain, atau LPNK yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, untuk memenuhi kebutuhan akan keterampilan pegawai;

2) pendidikan kedinasan yang bersangkutan dipertahankan tetap menjadi pendidikan kedinasan yang memenuhi semua persyaratan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini, untuk memenuhi kebutuhan akan pendidikan  profesi, spesialis, dan keahlian khusus lainnya;

3) pendidikan kedinasan yang bersangkutan dialihstatuskan menjadi badan hukum pendidikan, yang kementerian lain atau LPNK yang bersangkutan sebagai pendiri memiliki representasi dalam organ representasi pemangku kepentingan, untuk memenuhi kebutuhan akan pendidikan menengah,  pendidikan tinggi vokasi, dan pendidikan tinggi akademik;

4) pendidikan kedinasan yang bersangkutan dialihstatuskan menjadi badan hukum pendidikan, yang kementerian lain atau LPNK yang bersangkutan sebagai pendiri memiliki representasi dalam organ representasi pemangku

kepentingan, untuk memenuhi sekaligus semua kebutuhan sebagaimana  dimaksud pada huruf a angka 1), angka 2), dan angka 3).”

Dengan terbitnya PP ini, masa hidup STAN tinggal 4 tahun lagi, dan jika tidak dilakukan perubahan status mahasiswanya menjadi CPNS dan PNS, maka tidak akan ada lagi STAN seperti yang kita kenal seperti saat ini.

So, kita harap ada perubahan agar tidak terjadi kabar duka berhembus 4tahun  dari sekarang berbunyi RIP STAN.

sumber :

1. Milis STAN

2. PP 14 Tahun 2010

 

*Turut Berduka atas wafatnya Bapak Eli Tamba, kasubdit di Dit.APK

Berita Singkat: Pertemuan Prof Bambang Sudibyo dan Ikanas STAN


Setelah sekian lama menjadi berita hangat di dalam milis ikanas STAN, akhirnya hari ini Prof. Bambang Sudibyo bertemu dengan Bang Ossie dan kawan kawan di Jakarta Selatan dalam sebuah acara silaturrahim. dalam acara tersebut, pak profesor mengatakan bahwa pernyataan yang keluar di media bukanlah inti dari pernyataan beliau di dalam seminar tersebut.

Jadi, kasus selesai dengan catatan yang kita dapat ambil adalah kita harus berhati-hati kalau mengeluarkan pernyataan terutama jika diliput oleh media massa.

Salut buat bang Ossie dkk.

sumber : Milis IKANAS STAN

Pemanasan Global dan Meletusnya Merapi….


Meletusnya Gunung Berapi aktif semacam Merapi adalah sebuah keniscayaan. Sama seperti terjadinya gempa di pesisir barat pulau Sumatra dan pesisir selatan Jawa. hanya yang jadi masalah adalah kapan dan seberapa besar letusan tersebut. Lagi -lagi manusia tidak dapat meramalkannya. Yang dapat dilakukan adalah meminimalkan risiko jatuh korban jiwa melalui pengamatan kegunungapian yang dilakukan oleh PVMBG Kementerian ESDM serta memanfaatkan kearifan lokal dalam manajemen bencana.

Merapi tak pernah ingkar janji, begitulah komentar dari kepala PVMBG Surono tentang letusan Merapi tahun ini. Merunut kebelakang, Merapi konstan mengeluarkan awan panas dengan jangka waktu 2 tahun sampai 5 tahun. Penyebabnya, lagi-lagi kita tidak tahu. Ada yang menyatakan bahwa terjadinya gempa bumi dapat menyebabkan  aktivitas vulkanik gunung yang menjadi pujaan masyarakat DIY ini meradang, tapi belum tentu hal itu benar. bukankah pada tahun 2006 gempa lumayan hebat melanda jogja? memang merapi juga erupsi terlebih dahulu. jadi tidak terlalu bereaksi terhadap gempa tersebut.

Jika kita lihat riwayat merapi, dari tahun ke tahun merapi tidak pernah tidur, terus bergejolak dan membangun diri. memang yang terlihat aktivitasnya hanya erupsi yang berjangka waktu 2 tahun sampai dengan 5 tahun. Akan tetapi, sejatinya diantara erupsi-erupsi tersebut, merapi tetap bergejolak bahkan sampai setahun lamanya.

Letusan tahun ini merupakan anomali dari karakteristik Merapi yang selama ini dikenal orang. Merapi adalah tipe gunung yang gejala erupsinya berupa gempa vulkanik, luncuran awan panas, dan guguran kubah lava. Tetapi letusan tahun ini merupakan letusan eksplosif yang sangat merusak dan sangat besar dampaknya. Sampai hari ini korban tewas telah mencapai 200 jiwa lebih. Hujan abu dan kerikil sempat mewarnai kota Jogja, luas jangkauan awan panas nya juga lebih dari 15 Kilometer. Abu merapi juga sampai di bandung dan bogor.

Menurut pakar vulkanologi Jepang dari Universitas Kyoto, Masato Iguchi, kubah lava Gunung Merapi telah berubah, “Proyek Merapi is not style anymore,” ujar Iguchi (Republika Online). Apakah perubahan kubah lava ini akibat dari perubahan tabiat merapi?Kita tidak tahu, karena Iguchi tidak menjelaskannya secara lengkap.

Lalu hubungannya apa Meletusnya Gunung Merapi dengan Pemanasan global yang sedang melanda saat ini? Secara langsung tidak ada. Pemanasan global terjadi karena konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer makin besar, akibatnya ozon berkurang dan berlubang (begitu katanya). Nah, saya percaya bahwa bumi memiliki cara untuk menyeimbangkan dampak dari efek rumah kaca ini, salah satunya adalah dengan letusan dan erupsi gunung berapi. Sebagai contoh, Letusan Krakatau tahun 1883 menyebabkan dunia berubah warna. Debu dari letusan Krakatau menyebar hingga 2.500 km terbawa angin segera setelah letusan terjadi. Partikel gas dan sulfur dioksida bergabung dengan hidrogen di stratosfer menghasilkan hujan asam sulfur. Aerosol yang dihasilkan juga menghalangi sinar matahari dan menurunkan suhu di 70% belahan dunia walaupun tidak seluas dari letusan Tambora (1815). Setidaknya 3 tahun lamanya langit dunia membiaskan warna yang tidak biasa dan adanya efek halo pada matahari dan bulan.

Begitu juga dengan letusan Gunung Tambora yang diklaim sebagai letusan terbesa yang tercatat sejarah, menyebabkan perubahan iklim dan membuat tahun itu dikenal sebagai tahun tanpa musim panas. Belum lagi letusan dahsyat Toba yang tidak tercatat sejarah, maupun letusan gunung Pinatubo di Filipina, serta letusan Gunung Eyjallajyaojul di Islandia.

Lalu apa peranan Letusan gunung berapi terhadap pendinginan bumi? Setidaknya ada dua hal penting dari letusan gunung berapi yang berperan dalam proses penurunan suhu bumi. Pertama adalah abu vulkanik yang dilontarkan ke atmosfer dan menciptakan lapisan debu yang menutupi langit bumi. Lapisan ini mencegah sinar ultraviolet matahari sampai ke bumi yang menyebabkan turunnya suhu global.

Elemen kedua adalah gas vulkanik yang terdiri atas belerang (SO2) dan campuran gas lainnya. Belerang menciptakan efek yang sama dengan abu vulkanik terhadap atmosfer dan suhu bumi, yakni menurunkan temperatur dengan cara membentuk aerosol yang memantulkan sinar matahari.

Lalu, Gunung Seperti apa yang berpotensi menurunkan suhu bumi dengan letusannya?yang pasti adalah gunung yang memiliki tipe stratovolcano dengan potensi debu vulkanik yang dihasilkan besar seperti krakatau dan tambora dahulu, maupun Merapi saat ini, lalu gunung dengan potensi gas SO2 yang besar seperti Kilauea, dan bromo. maupun kombinasi keduanya. Tinggal pertanyaannya kapan dan gunung mana yang akan meletus, hanya Pemilik Alam lah yang tahu.

sumber :

1. republika online

2. volcano.edu

3. thinkquest>

4. karduskubus

5.<a href="http://sains.kompas.com/read/2010/11/10/10553232/Tipe.Merapi.dan.Awan.Panas.Letusan“>kompas

6. hawai

Prof. Bambang Sudibyo dan STAN, Tanya Kenapa?


Berawal dari pemberitaan di Suara Merdeka tanggal 05 Nopember 2010 tentang Usulan mantan Mendiknas Prof. Bambang Sudibyo yang menurut koran tersebut mengatakan sebaiknya STAN ditutup, menjadi berita hangat di kalangan alumni STAN.

Lalu sebenarnya siapa yang salah, Profesornya yang katanya bilang STAN sebagai satu-satunya pemasok calon PNS DJP atau wartawannya yang salah kutip.

Kalo memang profesornya yang bilang begitu berarti beliau tidak pernah mengikuti berita dan mungkin tidak prnah mengikuti perkembangan  kementerian keuangan khususnya proses penerimaan CPNS tahun 2010, karena baru saja Kemenkeu menerima CPNS dari S1, dan sebagian besar tentunya akan masuk ke Dirjen Pajak, karena memang DJP lah salah satu tulang punggung Kemenkeu. Beliau juga akan menafikan penerimaan CPNS tahun lalu dan tahun 2001.

Kalo yang salah kutip wartawan SM cyber, wartawannya kok ya tidak melakukan cek ulang ke DJP atau tanya kepada yang lebih tau kalo tidak tau. Seharusnya berita jurnalistik mencerahkan dunia ini, bukan menimbulkan polemik seperti saat ini.

Poin kedua adalah jika alasan STAN ditutup hanya karena ada alumninya yang korupsi seperti Gayus, lalu apakah semua Perguruan Tinggi di Indonesia ini harus di tutup jika ada alumninya yang korupsi? Alasan ini akan menafikan peran alumni STAN yang tersebar mulai dari ujung barat sampai ujung timur NKRI. Mulai dari Tahuna sampai Timor, serta peran orang-orang hebat di KPK seperti Bapak Amin Sunaryadi dan yang lainnya. Alasan ini juga menafikan peran sahabat-sahabat di Ditjen Bea Cukai yang menjadi tulang punggung menjaga negara ini dari penyelundupan khususnya penyelundupan narkotika dan zat adiktif. mereka yang dengan dedikasinya telah menyelamatkan banyak anak bangsa dengan mencegah masuknya barang-barang haram semisal heroin berharga milyaran rupiah dan mereka yang rela hidup jauh dari kemewahan kota besar demi tugas.

Jadi, wasiat nabi agar melakukan tabayun sebelum memberitakan sesuatu dan atau ketika mendengar berita yang belum jelas tidak boleh ditinggalkan. untuk kasus ini, sebaiknya prof. BS melakukan klarifikasi, begitu juga dengan SM yang memuat berita ini, selain itu, ketua IKANAS om Osi sebaiknya juga secepatnya meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan, agar polemik ini segera tuntas.

Terakhir, mungkin ini cara untuk menyatukan alumni STAN yang selama ini terkesan terkotak-kotak dan tidak menyatu..

sumber :

1. Milis IKANAS.

2.  Suara merdeka

Kartun kartun karya Pegawai Perbendaharaan


Jadi Pelayan memang tugas utamanya melayani. Tidak terkecuali juga para pelayan masyarakat yang bertugas di Ditjen Perbendaharaan tugas utamanya melayani satker yang akan melakukan proses pelaksanaan anggaran dari proses penerbitan DIPA sampai penyusunan LKPP. Tetapi, hal tersebut tidak lantas mematikan kreativitas mereka dalam berkarya seni. Buktinya pada perlombaan karikatur tentang perbendaharaan setahun yang lalu cukup banyak dari pgawai yang mengirimkan karya karikatur mereka dengan bermacam tema mulai dari berantas korupsi sampai isu tentang tuntutan profesionalisme.

Berikut ini adalah beberapa kartun/karikatur pemenang lomba karikatur dalam rangka kompetisi kompetensi perbendaharaan 2009.

1. stop korupsi

2. Reformasi Birokrasi

3. Jembatan reformasi

4. Timbangan

Itulah coretan perasaan para pegawai yang setidaknya memberikan gambaran tentang kegamangan mereka memasuki era baru serta tekad mereka untuk memberantas korupsi.

entahlah….

sumber :
perbendaharaan.go.id