What is Sunny Says


Odo yow….

Oh!

Jook!

Yeeka!

Book!

No!No!No!

Hux!

Gibbo!

Poko!

Book!

Wipi!

Neepo!

Cake!

Cake!

Bax!

Eojip!

Meeka!

No,no,no

Kindal!

Archo!

Gerja!

Hooda!

Futa!

Fut!

Minda!

Tojoo!

Yinga!

Deepo!

Tikko

Tadu

Doog!

Divo soom?

Jose!

Afoop!

Ackroid!

Okipi!

Aha!

Aha!

Roofik!

Guweel!

Dixnik!

Viper!

Brilliant!

Brilliant!

Sumber : unfortunate events by Lemony Snicket

Helping Debian Project


Di salah satu forum terbesar Indonesia (kaskus), ada yang komentar intinya kek gini

“Sekarang ane tanya ke agan-agan yang linux lover yang suka linux karena gratis, apa agan-agan pernah jadi donatur untuk Libre? Donatur untuk pengembangan debian? atau bahkan Blankon? kalau ga pernah, coba agan tanya lagi ke diri agan… kalau semua orang kaya agan, developer mana yang mau ngembangin program buat linux? Community based? duuh… community based itu lama sekali berkembangnya, 1000000 orang di komunitas, dibanding 5 orang berdedikasi untuk membuat dan riset program siang malam, taukan hasilnya lebih baik yang mana?”

Hehehe… untuk membantu kan tidak mesti donasi, atau ikutan terlibat langsung dalam proses pengembangan paket.. banyak caranya kok… kalo Debian jelas apa bantuan yang dapat dilakukan oleh mereka yang ingin ikut serta dalam pengembangan debian. Saya cuplik poin pertama dan terakhirnya ya…

  1. “You can simply test the operating system and the programs provided in it and report any not yet known errata or bugs you find using the Bug Tracking System. Try to browse also the bugs associated with packages you use and provide further information, if you can reproduce the issues described in them.”

Terjemahan bebasnya sih, install Debian dan program yang disediakan dan melaporkan kalo ada bugs.

10. “Help Debian promoting itself by talking about it and demonstrating it to others.”

Mempromosikan debian dengan ngomonginnya dan nunjukin ke orang lain.

Gampang toh????

Di alinea terakhir juga disampaikan bahwa banyak cara berkontribusi di dalam proyek Debian, ga melulu mesti pinter coding dan jago bahasa C kok…. So tunggu apa lagi…

Catatan :

1.Tergelitik sama postingan agan MRANDIX di sini

2. Helping debian

ngeroot pake superoneclick


pake hp android kalo ga di root sama persis kayak makan sayur yang ga pake garem ye… hambar… lha mosok android yang formatnya terbuka kok ga bisa mengakses semua sistem yang udah di beli? apa bedanya sama IOs???

so, setelah keturutan juga punya hape android, langkah selanjutnya ya di rooting. tapi satu bulan lho baru berhasil… dengan bantuan superoneclick buatan shortfuse.org dan PC tentunya. karena apps yang lain (Universal Androot dan Z4root) gatot…

so, kalo buat Android Galaxy 5 langkah terakhir buat ngeroot ya pake superoneclick. berikut ini tangkapan layar pas proses rooting

 

Langkah selanjutnya, install link2sd buat ngelegaiin RAM yang cma 184 MB.

PS:

1. pertimbangkan buat donasi ke shortfuse.org buat kelanjutan proyeknya

2. sukses di android froy (2.2) pada Galaxy 5 dengan bantuan MS Windows 7

3. pastikan udah install KIES kalo pake samsung

4. ga garansi bisa di tempat lain

Hujan yang Deres Banget dan UN


wah hujan nya deres banget nih, tapi berhubung malem senin jadi ga bisa nyanyi hujan di malam minggu yang sempat kesohor itu…

liriknya kayak gini…

Hujan Di Malam Minggu

Hujan di malam minggu

aku tak datang padamu

Bukan aku tak mau sayang

hujan di malam minggu 2x

Tanjung katung airnya biru

Pantai jernih indah lautnya

Terkatung-katung menunggu-nunggu

aku bercermin untuk siapa

Terkatung-katung menunggu-nunggu

Aku menyanyi lagu merana

Aku menunggu sampai jam satu

Namun kau tak datang juga

Mana janjimu mana sumpahmu

Yang s’lalu kau ucapkan dulu

Katanya gunung akan kau daki

Lautan luas engkau sebrangi

Tapi mengapa karena hujan saja

Engkau takut dan batalkan janji

Aku telah berjanji,berjumpa dimalam itu

Tapi aku tak datang sayang,

hujan di malam minggu 2x

Hujan di malam minggu,

engkau tak datang padaku

Bukan aku tak mau sayang

hujan di malam minggu 2x

lha kok malah nyanyi…

Padahal tadi sore masih terang banget lho?tiba tiba saja pas maghrib bres… turunnya deres banget.

ngomong ngomong masalah hujan, jadi inget lagu anak-anak yang awalannya gini

Tik Tik Tik bunyi hujan di atas genteng,

dan ternyata judulnya juga Tik Tik Tik bunyi hujan, lengkapnya begini.

Tik Tik Tik bunyi hujan di atas genteng,

Airnya turun tidak terkira

Cobalah tengok, daun dan ranting,

Pohon dan kebun basah semua.

kalo bahasa inggrisnya jadi gini..

Tik Tik Tik, the sound of the rain on the roof

The water pouring down heavily

Take a look, branches and twigs

Trees and gardens, all dripping wet.

aneh ga…

Ngomong – ngomong senin, besok ternyata anak-anak SMA melaksanakan Ujian Nasional alias UN. ga tanggung tanggung, panitia UN nyediain 5 paket soal yang berbeda.. weleh weleh weleh… apa ga eneg itu yang buat soal…

Ngomong ngomong masalah UN saya ga pernah ngerasain UN sih, jadi ga bisa merasakan ketegangan para warga kelas 3 SMA (baca kelas 12 SMA) karena dulu pas jaman saya adanya EBTANAS, dan NEM (nilai ebtanas Murni) tidak jadi patokan kelulusan. Kelulusan tetap ditentukan sekolah berdasarkan penilaian mata gabungan ebtanas dan non ebtanas. Beda jauh toh dengan sekarang, yang menentukan kelulusan mutlak hasil UN.Padahal, tidak semua anak dapat di nilai hanya dari 3 mata pelajaran yang diujikan,atau hanya ditentukan pada saat tiga hari UN. terasa sungguh tidak adil..makanya sempat kita dengar ada anak yang bunuh diri gara-gara ga lulus UN. sungguh terlalu…

Ngomonging terlalu, postingan saya udah terlalu ngaco ya?? ya udah deh… pas pengen nulis dan dapat idenya ide ngaco,ya gapapa toh???

terima kasih…

link :

1. hujan di malam minggu

2. tik tik bunyi hujan

3.galau

NB :

1. btw yang nyiptain lagu tik tik bunyi hujan itu siapa ya???

2. postingan ini buat temen2 yang lagi siap siap menghadapi UN SMA besok, yakni :aldi dkk

SLiM, Login Manager Penggganti GDM/KDM/XDM


Pastinya para pengguna linux ga akan bisa lepas dari paket satu ini,yakni display manajer, kecuali yang ga perlu GUI.Fungsi utamanya login manager adalah untuk menampilkan antar muka grafis buat milih user pas login atau pas pengen jadi user lain.Nah,paket jenis ini termasuk rare item di lingkungan FOSS yang dipake di GNU/Linux karena memang tidak terlalu banyak berhubungan sama user. Berikut ini adalah  tiga login manajer yang terkenal, yakni :

1. XDM =display manager paling sepuh, setua X sendiri karena memang bagian dari X dan dbuat pada tahun 1988.Berikut cuplikan dari wikipedia :

XDM (in full, the X Window Display Manager) is the default display manager for the X Window System. It is a bare-bones X display

manager. It was introduced with X11 Release 3 in October 1988, to support the standalone X terminals that were just coming onto the market. It was written by Keith Packard.

Because of its lack of user-friendliness, users of GNOME, KDE, Enlightenment or Window Maker tend to use GDM, KDM, Entrance or wdm instead of XDM.

2. GDM = Gnome Display Manager, bawaannya GNOME.

3. KDE = bawaannya KDE.

4. yang lain kayak Entrance (bawaannya E17), wdm (windowmaker), lxdm (lxde), belum terdengar gaungnya alias jarang dipake karena memang KDE yang paling dewasa saat ini KDE yang punya KDM dan GNOOOOME yang membawa GDM sebagai default display manejer.

Tapi ga ada salahnya kok, install display manajer lain, buat sekalian iseng, akan tetapi ada beberapa persyaratannya , yakni :

1. ketergantungan sama DE nya dan library khusus DE tersebut, rendah atau bahkan independen. Contooh= kalo ga pengen install KDE dan atau paket yang tergantung sama QT/KDElib/KDEcore, ya jangan sekali-kali install KDM karena bindingnya KDE kan lengket banget.

2. pastikan mudah konfigurasinya, misal :buat ngeganti tampilannya,dsb dsb..

3. pastikan dokumentasinya lumayan dan baca dulu…

4.pastikan ada yang make…

Nah,salah satu alternatif itu adalah SLiM alias Simple Login Manager, independen, dependensinya garewel, dan mudah di konfigurasi. Lalu, cara installnya bagaimana?Tergantung masing-masing distro dong, antara lain:

1.buat arch

pacman -S slim

2. buat debian dan turunannya

sudo apt-get install slim

atau lewat aptitude/synaptic juga boleh..

3. buat Slackware :

cari dulu skript dan sourcenya di slackbuild.org, lalu install dengan cara biasa :

ekstrak dulu skriptnya

terus ketik

./slim.SlackBuild, tunggu sampai selesai, terus ketik

installpkg /tmp/slim* buat installnya.

apakah udah beres?ternyata belum (khusus slackware ya, tapi arch juga), harus di konfigurasi dulu SLiMnya sbb:

1. edit dulu file /etc/rc.d/rc.4, dan tambahin ini di atas punyanya gdm

# Try to use SLiM login manager.  This comes first, because if SLiM is

# installed, then the user probably wants to use it by default:

if [ -x /usr/bin/slim ]; then

exec /usr/bin/slim

fi

2. edit file /etc/slim.confnya biar bisa mejeng dikit, terutama dibagian ini :

current theme, use comma separated list to specify a set to

# randomly choose from

current_theme       default


ganti defaultnya dengan thema-thema yang bisa didapat di sini http://slim.berlios.de/themes01.php.

contoh, saya make thema Flat, edit jadi seperti ini

current_theme       flat


3. edit juga bagian slim.conf yang ini, untuk mengatur windowmanager yang ada di .xintrc agar tampil dan dapat dipiih (pake F1). yang duluan yang jadi default. misalnya punya saya:

# Available sessions (first one is the default).

# The current chosen session name is replaced in the login_cmd

# above, so your login command can handle different sessions.

# see the xinitrc.sample file shipped with slim sources

sessions          gnome,pekwm,wmii


oke deh, silakan logout atau reboot…

dan beginilah jadinya….

gnome global menu applet


Gara-gara dikatain horror sama om freeazy, kepengen juga install global menu di slackware.. tapi dependensinya itu lho banyak amit…

dah berhasil sih make mantra sakti
./configure
make
make install

tapi kok ya ga mau jalan juga….
alhasil liat lagi readme nya dan mencermati lebih rinci kali aja ada yang ketinggalan.

setelah diliat – liat, katanya harus ada vala dan libwnck, jadilah nyari dulu di slackbuild ada ga vala dan wncknya, dan ternyata memang ada.

lalu biasa download skrip dan sourcenya lalu ekstrak dan jalankan mantra ajaib lainnya untuk kompilasi dan instalasi pake pkgtool yakni
./vala.SlackBuild (misal untuk kompilasi vala)
dan
installpkg /tmp/vala* (untuk instalasi vala)

setelah berhasil, ada pekerjaan lain yakni di gconf nya harus di centang gnome global menu applet nya, setelah itu harus ditambahkan di panel lewat add menu >> global menu panel applet.
pas add ini kok ya gagal lagi, katanya gini “The panel encountered a problem while loading “OAFIID:GlobalMenu_PanelApplet”. apalagi ini…
hemmm… nyari dulu di google kayaknya…

dan setelah dicari ketemu juga.. harus di reboot dulu ternyata… OMG…

dan setelah reboot, bisa juga menikmati gnome applet ala mac… tapi ternyata masih ada yang ditambahkan lagi biar enak yakni

1. bikin konfigurasi di file .gnomerc seperti ini


# Uncomment to load the GTK module
export GTK_MODULES=globalmenu-gnome
# Uncomment to tell the GTK module to open a Gtk
# TreeView for all menus in the application you start.
# export GNOMENU_FUN=1
# Uncomment to disable global menu.
# export GNOMENU_DISABLED=1
# Uncomment to print a lot of debugging messages
# export GNOMENU_VERBOSE=1
# Uncomment to save the debugging messages to the given file.
# export GNOMENU_LOG_FILE=/tmp/gnomenu.log
# uncomment to disable the plugin for specific programs.
# export GTK_MENUBAR_NO_MAC="fast-user-switch-applet"

kalo belum ada file .gnomerc buat aja sendiri dan taro di home folder anda.

2. beberapa aplikasi ga jalan di global menu salah satunya ya firefox, dan nemu satu plugin yang bisa buat menikmati global menu di firefox namanya global menu bar.

3. setelah sukses, global menu jalan tapi kok ya menu di windownya masih ada, padahal menu di global menu juga ada… 😀

tapi ya itu, masih culun abiss, perlu dipermak biar jadi gadis cantik… terima kasih

catatan : terimakasih buat om freeazy

sumber :

1. http://www.omgubuntu.co.uk/2010/11/firefox-menus-globalmenu-ubuntu/