Ah, Nadia Release


Good job Lefebvre….

bad news for old PC if your processor don’t support PAE kernel, because Nadia only support for PAE-compatible processor or newer. Godbye old computer, you should change to other distro’s that specific for you…

Yah, Linux Mint 14 rilis juga, codenamenya cantik Nadia…mo tau lebih banyak.. silahkan sedot dan coba di mesin anda; asal support PAE kernel aja…http://linuxmint.com/rel_nadia.php
donlotnya disini http://linuxmint.repo.unpas.ac.id/linuxmint.com//stable/14/linuxmint-14-cinnamon-dvd-32bit.iso

sumber :

brought to you by

Advertisements

Fitur Unik di Debian Installer


Suka nyoba-nyoba distro linux? kalo iya pasti ga akan lengkap kalo belum nyoba salah satu distro tertua yang masih eksis, Debian OS.. iya ini salah satu distro tertua yang jadi panutan selain Slackware dan keluarga Redhat. Apasih asyiknya mainan debian? salah satunya adalah paket manajemennya yang yahud, dan model kontrak sosialnya serta panduan paketnya (DFSG)  nya yang jadi model bagi Open Source Initiative (OSI) buat ngerancang lisensi-lisensi yang bisa dikategorikan sebagai lisensi open source.

Nah, dulu, 6 taun lalu, proses instalasi Debian itu termasuk susah… tapi sekarang, sudah gampang banget kok.. dan kalo milih GUI installer, ada fitur yang unik di Debian-installer, yakni ada menu screenshot, yang fungsinya buat ngambil gambar proses-proses instalasi, yang biasanya agak susah. Tampilannya ada di pojok bawah, kayak gambar ini :

Nah, hasil nya lari kemana, larinya ke direktori /var gambar berikut ini :

Jadi, abis selesai install jangan reboot dulu, tapi pindahin dulu hasil screenshootan ke tempat lain… monggo dicoba…..

NB :

 

  • Officeil by

Nyobain Install Pake FAI


Pada tau FAI ga? kalo ga tak kasih tau deh… hehe

Secara umum FAI alias Full Automatic Installation adalah installer linux yang menginstall distro linux tanpa proses interaktif alias, sekali proses ga ditanya-tanya lagi. Tahunya selesai proses instalasinya. Lha, piye konfigurasi sistem, terus paket yang di install terus user dan password, jawabnya di setting duluan lewat FAI nya, jadi ketika install ga perlu repot lagi buat nyetting ini dan itu.

Lha kalo begitu repot dong, sama semua konfigurasinya, lha memang kok, FAI ini di tujukan buat instalasi masal, biar ga repot-repot lagi… hehe.. dan  jangan meremehkannya lho, FAI CD digunakan untuk proses instalasinya Limux lho. Masih pengen coba, hasil instalan pake FAI. Begini caranya :

1. main ke fai-project.org , terus donlot FAI-CD nya (udah mendukung Debian Squeeze,CentOS 6, dan Scientific Linux Cern)

2. udah itu, burn atau masukin ke USB, kalo ga coba di vbox juga ga masalah.

3. boot ke usb atau cd, terus ikutin panduannya.

4. pilih salah satu, misalnya yang nomor 2, yang with xfce terus enter, akan ada ditanya username :grub, dan passwordnya : installme

5. udah itu tinggal tunggu sampe selesai.

6. kalo sudah selesai, tinggal reboot dan lepas cd/usb installer ente, dan akan masuk ke grub seperti biasa, lalu masuk gdm.( jangan lupa username nya demo, passwordnya fai, pass rootnya juga fai)

woke.. anda sudah menginstall Debian/Linux Squeeze with FAI, congratulation.. prok prok prok

NB : ini make fai-cd debian 6, di install di vbox 4.1.12 dgn host xp sp 3

sumber :

Installing ISPCE on Debian Linux


Ternyata postingan tentang ISPCE di linux mendapat hit yang lumayan juga ya, yang komentar juga lumayan banyak, nanya cara install- nya sih.. hehe. Padahal gampang lho, tinggal install wine, donlot ISPCEnya, terus jalanin installer ispcenya pake wine, terus muncul step-step persis ketika install ispce di windows. Setelah selesai, jalanin ispcenya di terminal, buat ngecek ada ga dependensi winenya yang kurang. Kalo ada (biasanya sih file .dll), cari file yang dimaksud di internet, donlot terus, ekstrak dan taro di folder /home/demo(nama-user-ente)./wine/windows terus coba jalanin lagi ISPCE nya.

Kalo masih ada masalah, liat lagi di terminalnya, ada pesan eror lagi ga? Masih butuh file .dll lagi ga? Agak ribet kalo make linux yang 64 bit, karena WINE masih nyupport 32 bit tok.

Mau liat skreenshootnya? Taro imel di komen, nanti tak kasih liat… hehehe (cerita nya lagi jual mahal nih… hehehe…)

NB : sukses di install di Debian skuis, pake vbox, Cuma nambah wine sama file dll satu buah…

Ini lanjutan postingan ini

sebenernya sih ada juga alternatif nya ispce di linux, namanya zamprox, bisa liat disini dan disini

Mencari Pengganti gthumb, Fspot, dan Shotwell di Windows XP


nyang make Linux berbasis gnome pasti ga akan nanya apasih gthumb, Fspot, atau Shotwell itu.. yang belum pernah make linux pasti bertanya tanya, karena emang tiga aplikasi ini ga tersedia versi windowsnya.

so yang terbiasa menikmati privilege ekspor foto ke beberapa jejaring sosial ataupun penyedia layanan penyimpan gambar akan merasa kehilangan kalo make windows. sebabnya, belum ada yang semudah make gthumb, atau Shotwell, atau selengkap ekspornya F-Spot..

apalagi yang ga bisa idup tanpa Facebook.. dijamin puas deh…

emang ada sih Picasa 3, atau Minus, atau tapi kok ya terbatas unggah ke situs tertentu saja yang memang di sediakan oleh penggeber ini software. memang ada intipunku, tapi kok ya masih ga enak makenya, terus ada Windows Live Photogallery, masih ngerasa aneh make productnya Microsoft. so, masih merasa kehilangan kalo pas make XP di kantor.

lalu kek apa sih tampilannya. silahkan dinikmati

nb : gambar diunggah pake gthumb

Tutorial Instalasi Lyx


Selama ini orang pasti berfikir kalo mau membuat dokumen, baik itu surat, artikel, maupun jurnal harus menggunakan aplikasi dokumen semacam MS Office Word, OOo writer, LibreOffice Writer, maupun aplikasi pengolah dokumen yang bergenre WYSIWYG yang lain. Padahal menggunakan pengolah dokumen semacam MS office Word banyak menghabiskan waktu untuk formatting dan segala tetek bengek urusan yang sebenarnya tidak berkaitan langsung dengan produksi dokumen. Belumm lagi masalah kompatibilitas antara satu format dokumen antara aplikasi pengolah kata yang masih sangat jelek. Jangan ngomongin mau edit dokumen dari MS Word ke OOo Writer atau sebaliknya, dari MS Word 2007 ke MS Word 2003 aja kadang-kadang ngaco kok formattingnya… alhasil, sering kali pekerjaan tertunda gara-gara harus ngeformat ulang dokumen.. apalagi kalo beda OS misalnya dari Linux ke Windows..tambah puyeng.

Sebenarnya ada pilihan lain untuk menyiapkan dokumen, dan ini merupakan solusi lama karena sudah ada sejak tahun 70 an. Pengolah dokumen itu adakah TEX, yang berkembang menjadi beberapa varian yakni Latex, Context, dll. Nah kebanyakan pengolah dokumen itu adalah berbasis source, alias kalo ingin menyiapkan dokumen ya harus ditulis sekalian dengan kode yang mengatur formatting dokumennya. Keliatan ribet ya, iya juga sih, tapi format itu bias dipake berulang – ulang tanpa harus mengesetnya kembali untuk dokumen serupa yang lain.

Nah, untuk memudahkan membuat dokumen memanfaatkan TEX, ada Lyx yang lebih berbasis GUI, dan tidak perlu mengerti bagaimana membuat dokumen dengan TEX, yang penting semua setting tex dibantu oleh Lyx, dan tinggal bagaimana menggunakan/menulisnya saja. Permasalahannya adalah bagaimana membiasakan diri dengan Lyx dan persoalan settingan awal yang agak ribet buat nuubi….

Lalu gimana sih memasang lyx di PC? Berikut ini adalah sedikit tutorial instalasi Lyx untuk Windows XP SP3, dan varian Linux.. selamat menikmati…

  1. Instalasi Lyx di Windows

    Lyx membutuhkan pustaka Miktex untuk dapat digunakan, kenapa, karena Lyx hanya antar muka sedangkan back endnya ditangani oleh Miktex. Apasih Miktex itu? Miktex adalah port atau varian dari Latex yang jalan di MS Windows. Lalu, caranya adalah sebagai berikut :

  • Install dulu Miktexnya, caranya bisa dengan netinstaller,Miktex Basic, maupun Full Installer. Kali yang netinstaller maka donlot dulu yang dibutuhkan dari repo, kalo basic installer hampir semua kebutuhan udah terpenuhi untuk instalasi Lyx, yang Full install, itu sebenarnya Miktex basic plus reponya di jadiin satu oleh temen di kaskus.

    • Netinstaller

      • Download dulu netinstallernya, lalu jalankan.
      • Setujui dulu eulanya lalu klik next.

      • Lalu pilih task download dan klik connections setting. Jika pake proxy jangan lupa setting proxynya, lalu ketik next

      • Setelah itu pilih install yang basic atau complete? Mending basic aja biar ga lama donlotnya,lalu next

      • Jika koneksi oke, maka akan muncul pilihan server yang mau di donlot, pilih yang local saja, bias kambing, atau lipi. Lalu next.

      • Lalu, pilih tempat dimana file donlotan mau di donlota dan di install

      • Lalu, ada informasi tentang server dan tempat yang tadi kita setting, kalo sudah tinggal donlot saja.

        Kalo sudah selesai silakan install dan tunggu selesai.

    • Basic installer, basic installer ga beda jauh sama install program di windows yang lain, tinggal donlot saja dan install, so simple. Kalo mau nambah paket, font dll, tinggal klik admin dan setting koneksi lalu pilih paket apa saja yang mau di install.
    • Full installer, full installer adalah Miktex yang udah semua paketnya ada, ini di buat oleh temen dari kaskus, jadi ga repot lagi mau nambah apa. Cuma mungkin ukurannya lumayan gede. Basic installer aja 160 MB.

  • Setelah Miktex oke, tinggal donlot dan install lyx, ga gede kok… install seperti install program windows yang lain.
  • Oke, tinggal jalankan Lyx nya…. Kira-kira kayak gini…

  • Cara lain install lyx yakni yang sekalian dibandel sama miktexnya…tapi saya belum coba…silakan coba ya.Donlotnya disini Lyx Bundle

2. Instalasi Lyx di Linux…

Instalasi Lyx di linux khususnya yang Debian dan turunanya lebih gampang, karena hanya tinggal cari di synaptic, dan centang lalu install… Texnya akan ikut keinstall sebagai dependensinya.. atau tinggal ketik apt-get install lyx di terminal.

Yang agak ribet kalo install lyx di Slackware, karena harus donlot install manual lyx nya, tapi Texnya udah ada di installer awalnya kok, tinggal donlot skrip .SlackBuilds dan sourcenya lalu jalankan.

Woke selamat menikmati

sumber :

1. kaskus

2. kaskus lagi

3. miktex

4. texlive

5. lyx

terima kasih pada

1. hollomanz

2. cipmu