BLACKLIST BANK MEMBAWA BERKAH


Oleh Andi Micro
———————–

Bagi pengusaha, pandangan bahwa kredit bank adalah hal yang sangat penting untuk kemajuan usaha, adalah hal yang umum. Bahkan kredit sudah jadi kebutuhan primer masyarakat, mau beli motor, mobil, rumah, modal usaha, dll. Bagaimana ketika kena Blacklist BI akibat menunggak kredit? Kebanyakan sih berfikir kalang kabut, ntar ga bisa kredit lagi. Saya juga begitu awalnya beberapa tahun yang lalu, dan ketika kena Blacklist, dan benar2 tidak bisa berkutik, mau bayar ga ada duitnya, cari kemana2 ga dapat2, ya udah pasrah saja.
Disitu baru kita tahu, bagi Bank jika nasabah tidak bisa bayar, maka asumsi utamanya cuma satu : “NASABAH TIDAK MAU BAYAR, bukan TIDAK MAMPU BAYAR” Akibatnya apa? Banyak kan yang ditagih2 dengan keras, dibilang penipu, dusta, janji2 mulu, dan sejuta caci maki oleh debt collector. Iyalah, kita dianggap ngemplang bayar, bukan dianggap tidak mampu bayar, makanya kudu dipaksa2 buat mau bayar. Belum lagi bunga berbunganya, yang ada aja ga mampu dibayar, udah dibungai lagi gara2 telat bayar. Bank sahabat pengusaha? Pikir lagi. # sorry
Dari peristiwa itu saya sadar betapa bodohnya saya diperdaya ilusi kredit. Alhamdulillah, mungkin itu jalannya dari Allah untuk memaksa saya menjauhi Riba. Karena tidak bisa kredit lagi, satu2nya jalan adalah jual aset. Habis2an jual aset buat bayar utang, biar kere tapi happy. Akhirnya benar, hutang saya sebagian sudah lunas, aset amblas, mulai dari nol seperti kata pegawai SPBU sebelum isi bensin.
Tapi yang namanya Rezeki itu sudah dibagi. Meskipun hidup serasa diujung tanduk, makan tahu tempe tiap hari, Alhamdulillah ada aja tawaran pekerjaan, mulai yang kecil2, sampai yang besar. Kebutuhan modal diatasi dengan pinjam teman, sistem bagi hasil, ga pake lihat BI checking dulu, jaminannya mulut ama leher saya, aman….
Dari perputaran bisnis dengan modal teman2 dan saudara, akhirnya tumbuh lagi, bahkan lebih pesat daripada dulu2. Sayapun bisa menyisihkan keuntungan usaha untuk investasi dan tabungan. Meskipun masih ada beberapa tagihan dan cicilan sisa2 zaman jahiliyah dulu, tapi InsyaAllah akan saya “habisi” kedepannya.
Blacklist Bank tidak berarti kita tidak bisa memanfaatkan fitur2 keuangan bank, utamanya lalu lintas dana, tapi mencegah kita untuk mendapat kredit, that’s it.
Kenapa harus pusing jika tidak bisa kredit? Toh kredit itu adalah menabung secara paksa, kalo ga nyetor ya kena denda, di maki2, dan di permalukan. Anda pernah mikir ga, kalo cicilan motor misalnya kurang 1 bulan, tapi anda menunggak, akibatnya apa? Motornya ditarik kan, seolah2 anda ga berhak apapun atas motor itu karena perjanjian kreditnya adalah SEWA-BELI, selama belum lunas, barang itu dianggap sewa. Edyaaaannnn….
Kita (harusnya) bisa menabung sendiri tanpa perlu dipaksa. Untuk menghindarkan dari virus inflasi, saya tabung dalam bentuk emas batangan, sedikit2 1-5 gram, kalo ada duit, beli lagi, sampai nilainya mencukupi saya untuk beli sesuatu, motor misalnya. Emas tahan inflasi, jadi nilainya akan mengikuti kenaikan inflasi. Tabungan emas saya juga tidak disedot uang administrasi bla…bla…bla… wong disimpen sendiri.
Modal usaha? Kakek saya tidak pernah urusan sama bank. Beliau menyisihkan sebagian dari hasil bertani kecil2an. Bisa tuh punya sawah berhektar2 dan sapi beberapa ekor. Banyak pengusaha2 sukses yang berangkat dari strata bawah a.k.a miskin yang jelas dan pasti tidak bakal di lirik petugas bank untuk ditawari kredit, bisa tuh sukses. Masa kita tidak bisa? Balik lagi aja ke era Dinosaurus.
Memang menghindari Riba 100% mungkin hal yang mustahil hidup di Indonesia ini, tapi usaha keras kita kearah situ sudah sangat berharga, setidaknya untuk menjauhkan kita dari dosa yang besar, agar rezeki yang didapat bisa barokah untuk kita, keluarga, dan keturunan2 kita kelak. InsyaAllah.

Toleransi


Jangan ajari kami toleransi…
Ketika Islam minoritas dan ketika islam Menjadi Adidaya…
Penyerahan kunci Istana Al-Hamra oleh Sultan Muhammad As-Shaghir kepada Raja Ferdinand dan Ratu Isabella pada 2 January 1492 M menandai berakhirnya kekuasaan Islam di Spanyol. Itu artinya, secara politik Islam sama sekali tidak memiliki hak terhadap Spanyol.

Namun berakhirnya kekuasaan Islam di Spanyol tidak serta merta mengakhiri kisah kaum muslimin di negeri itu, penyerahan kekuasaan justru merupakan awal dari sejarah kelam kaum muslimin di sana. Piagam Granada yang menjanjikan kebebasan beragama bagi kaum muslimin rupanya tidak berumur panjang.

Pada tahun 1502 umat Islam diberi dua opsi, mameluk Kristen atau pergi meninggalkan bumi Spanyol. Artinya, menetap di Spanyol dengan tetap memeluk agama Islam sama artinya dengan bunuh diri. Banyak kaum muslimin yang memilih meninggalkan Spanyol, namun tidak sedikit yang memilih pindah agama secara dzohir, namun tetap beribadah secara Islami dengan sembunyi-sembunyi. Mereka inilah yang kemudian dikenal sebagai kaum Moriscos.

Seiring dengan berjalannya waktu, keberadaan kaum Moriscos dianggap sebagai sebuah ancaman. Sehingga antara tahun 1508-1567 keluar sejumlah peraturan yang melarang segala hal yang bernuansa Islam, baik pakaian maupun nama.

Penggunaan bahasa Arab juga dilarang. Anak-anak kaum muslimin dipaksa untuk menerima pendidikan dari para pendeta Kristen. Puncaknya pada tahun 1609-1614 sebanyak 300.000 Moriscos diusir dari Spanyol oleh Raja Philip III. Benar-benar sebuah kenyataan sejarah yang pahit dan menyedihkan.

Dari Spanyol mari kita pindah ke belahan bumi yang lain, tepatnya ke Turky tempat dimana kekhalifahan Ottoman berpusat. Setelah mendengar penyiksaan yang dilakukan penguasa Spanyol terhadap kaum muslimin, Sultan Salim I marah besar, dia mengeluarkan Dekrit yang berisi perintah kepada seluruh penganut Yahudi dan Nasrani yang berada di bawah kekuasaannya untuk memilih satu dari dua opsi, tinggal menetap dengan catatan memeluk agama Islam atau pergi meninggalkan Tanah Kekhalifahan.

Mendengar Dekrit tersebut, Syaikh Ali Afandi At-Tirnabily selaku Mufti Ottoman saat itu menyampaikan penolakannya terhadap Dekrit Sultan. Mufti menjelaskan bahwa Dekrit tersebut tidak boleh dilaksanakan sekalipun kaum muslimin disembelih di negeri-negeri Salib. Mufti juga menjelaskan bahwa selamanya tidak ada paksaan dalam beragama.
Akhirnya Sultan Salim menarik keputusannya dan membiarkan penganut Yahudi dan Nashrani tinggal dengan aman dan damai di bawah pemerintahannya. Iya, mereka semua tinggal dengan aman dan damai disaat pemerintah Spanyol menyembelih ratusan ribu kaum muslimin di negaranya.

Allahu Akbar.. Betapa agungnya Islam..
Betapa agungnya peradaban Islam…
Sikap Sultan Salim yang tunduk pada rambu-rambu keislaman sudah cukup sebagai jawaban bahwa Islam bukan teroris, namun sebagai rahmatan lil ‘aalamin. Dimana bila Islam berkuasa, dia akan menjadi pengayom bagi semua.
Andai Islam intoleran seperti yang mereka tuduhkan, tentu tidak akan satu Yahudi atau satu Kristenpun yang tersisa di tanah Andalus, Turky, Mesir, Lebanon, Jordan dan sejumlah negara lainnya saat Islam berkuasa di sana.
Inilah sejarah kami…
Jadi tak usah mengajari kami soal toleransi.

Farid otbah

Definisi Sukses Sejati


Oleh : Ust. Syarif Baraja

Definisi hidup sukses menurut Allah = sukses hidup adalah sukses yang membawa kita ke sukses akhirat. Cara memandang sukses adalah mengikuti cara memandang kehidupan. Allah telah memberikan kepada kita cara pandang kehidupan yang benar, yaitu memandang kehidupan tidak hanya di dunia saja. Karena memandang dunia dengan pandangan sempit juga membuat kita salah merumuskan teori Manusia boleh membuat buku tentang sukses, tapi dia harus ingat, bahwa dia menceritakan buku itu adalah pengalamannya selama hidup. Dia lupa bahwa manusia tidak ada yang tahu apa yang terjadi esok hari. Dia menulis adalah dengan pengalamannya sendiri. Pengalaman adalah masa yang lalu, dan bisa jadi pengalamannya tidak bisa diterapkan di zaman sekarang karnea ada perubahan2,  Atau tidak bisa diterapkan di tempat lain karena berbeda situasi.
Tapi yang pernah menulis tentang sukses hidup mereka berkata lain, mereka menganggap sukses adalah dengan sukses materi dan dunia. Menjadi orang kaya dan sebagainya. Sisukses kemudian mati, dan meninggalkan buku sukses di belakangnya. Si sukses hanya melewati sebuah episode yang ada dalam kehidupannya, yaitu episode dunia kerja dan usaha. Mungkin dia menjadi tua, dan menikmati hasil bukunya. Serta menikmati hasil dari kekayaannya yang tersisa.
Tapi saat dia menulis buku, dia belum pernah memasuki alam akhirat. Ketika dia wafat pun dia tidak bisa kembali ke alam dunia. Dia tidak bisa menceritakan kisah yang dialaminya di alam kubur. Tentang kehidupan yang dialami di akhirat. Sedangkan kehidupan akhirat tidak bisa dipisahkan begitu saja daripada dunia. Adanya mati adalah rangkaian hidup manusia yang tidak bisa dipungkiri lagi. Setiap orang akan mati. Nah kemana dia akan pergi setelah mati?
Apa yang terjadi pada diri manusia setelah dia mati? Ini pertanyaan penting nan mendasar dalam masalah hidup. Dan hidup ini penuh dengan ketidakadilan dalam segala hal. Ada yang berkesempatan besar, ada yang tidak memiliki kesempatan, bukan karena salahnya, tapi dia hanya terkena imbas dari kebijakan politik, yang menyebabkan keluarganya menjadi miskin .
Rasanya mustahil jika mati merupakan akhir dari hidup ini. Pasti ada kehidupan setelah mati nanti. Allah sudah memberitahukan kepada kita tentang gambaran utuh kehidupan. Kita mencari gambaran kehidupan jangan dari manusia yang dirinya sendiri masih berjuang hidup, dari manusia yagn tidak tahu. Gambaran hidup semestinya dicari dari Allah Tuhan Alam semesta yang tahu segalanya. Tahu apa yang terjadi hari ini, dan tahu apa yang terjadi esok hari. Allah sudah memberikan gambaran tentang hidup ini dengan jelas. Setelah kehidupan dunia ini akan ada kehidupan akherat. Dimulai di alam kubur, sampai nanti kiamat, berakhir di keabadian. Bisa abadi di sorga, bisa abadi di neraka. Umur dunia ini begitu panjang dibandingkan dengan umur kita. Kita lahir di dunia, dunia sudah ada. Sudah lama ada. Sudah lama ada orang hidup sebelum kita.
Sementara manusia zaman ini hidup hanya 70 80 tahun saja. Lalu menuju alam akhirat. Sebenarnya dia tidak mati. Tapi hanya berpindah alam. Mati adalah istilah dunia untuk menggambarkan orang yang selesai waktunya di dunia, dan berpindah ke alam akhirat.
Beginilah Allah memberitahukan kepada kita. Nanti akan ada alam akhirat, yang diawali dengan alam kubur. Ketika manusia mati, maka dia tidak mati sebenarnya. Dia hanya pindah alam karena tugas menanam di dunia sudah selesai.
Kemana orang pergi setelah mati?
Dia melanjutkan hidupnya di alam kubur, menunggu di sana sampai kiamat terjadi. Berapa lama dia akan menunggu? Tidak ada yang tahu. Yang jelas, sudah banyak orang yang ada di alam kubur dan menunggu.
Mulai kaum Nabi Nuh yang entah sudah berapa lama di sana, juga Fir’aun, yang sampai hari ini paling tidak sudah lebih dari 2000 tahun dia menunggu di alam kubur. Begitu juga dengan kita. Tidak ada yang tahu sampai kapan manusia ada di alam kubur.
Tapi ada yang menarik. Ternyata penantian di alam kubur bisa jadi lebih lama dari masa hidup itu sendiri. Usia fir’aun tidak lebih dari 500 tahun. Tapi dia sudah menanti di alam kubur selama 2000 tahun lebih. Berarti masa kita tinggal di dunia ini begitu pendek dan sempit. Kita hidup 80 tahun di dunia, tapi menanti di alam kubur lebih dari usia kita. Maka sungguh pendek usia kita.
Kita menunggu di alam kubur sampai hari kiamat tiba. Kita bangun dari tempat tidur kita. Berapa lama hari kiamat? Berapa lama masa hari kiamat mulai bangkit dari kubur hingga masuk ke sorga/neraka?
Tidak ada yang tahu. Karena hitungan hari akan berubah. Satu hari di dunia adalah dua puluh empat jam adalah dari hitungan terbit matahari hingga terbit kembali esok harinya.
Pada hari kiamat tidak ada matahari dan bulan. Hitungan hari pun berubah. Entah sampai kapan kita berada di hari kiamat nanti, sampai ke sorga dan neraka.
Berakhir di sorga atau neraka. Kemudian yang ada adalah keabadian. Baik keabadian di sorga maupun keabadian di neraka. Abadi, tanpa batas waktu. Selamanya di sorga, atau di neraka. Bagi kaum muslimin yang terpaksa harus masuk neraka, maka cepat atau lambat dia akan kembali ke sorga lagi. Karena dia memiliki iman, yang menjadi syarat untuk abadi di sorga.
Kelak yang abadi di neraka adalah orang-orang kafir.
Nah mari bandingkan dengan masa hidup kita di dunia. Dibandingkan dengan keabadian yang kita lalui. Dan menjadi tabiat manusia, bahwa waktu yang telah berlalu tidak akan terasa panjang. Waktu yang kita lalui selama 10 tahun, 20 tahun, tidak terasa lama, karena sudah kita lalui. Begitu juga nanti di hari kiamat, kita akan merasa hanya tinggal di dunia sehari, atau kurang dari sehari.
Ketika kita tahu bahwa kita lahir untuk keabadian. Sekali kita lahir, maka kita akan terus berjalan. Dari dunia ke alam barzakh, dari alam barzakh ke hari kiamat, lalu berakhir di sorga atau neraka.
Usia hidup kita di dunia sungguh sedikit bila dibandingkan dengan keabadian. Keabadian adalah invinity, tanpa batas. Bisa seribu, sepuluh ribu, bahkan seratus ribu tahun. Apalah artinya 70 tahun jika dibandingkan dengan keabadian? Sungguh amat sedikit. Maka ketika orang mengartikan sukses hanya dengan sukses selama 70 tahun, lalu mengabaikan perjalanan berikutnya yang akan ditempuh oleh manusia, maka sungguh keliru. Apa gunanya sukses pada 70 tahun, lalu gagal dalam keabadian? Ketika menganggap sukses adalah dengan sukses di dunia, meskipun gagal dalam keabadian, bukankah itu kesalahan fatal?
Dengan melihat gambaran keseluruhan kehidupan, yang diawali dari kelahiran di dunia, dan berakhir pada keabadian di sorga atau di neraka, kita jadi memiliki gambaran utuh, dan tidak melihat dengan sempit. Hasil kesimpulan yang keliru muncul karena data yang keliru. Ketika hanya melihat kehidupan dunia ini sebagai akhir dari kehidupan, maka dia akan memiliki kesimpulan keliru. Tapi ketika melihat kehidupan dunia dengan pandangan keseluruhan, maka orang akan bisa memiliki pandangan yang bijak dan luas.
Sukses yang sejati adalah sukses dalam keabadian. Dan resiko yang ditanggung adalah terlalu besar. Yaitu keabadian. Ketika gagal, maka akan merasakan abadi dalam gagal. Ketika sukses, maka akan merasakan abadi dalam sukses. Sukses adalah bagaimana agar sukses dalam abadi. Sukses adalah bagaimana cara merasakan kebahagian dalam abadi. Bukan menikmati kehidupan yang sementara, tapi sengsara pada kehidupan abadi.
Dan Allah menggariskan bahwa dunia ini adalah tempat untuk menanam, Dunia bukan tempat menikmati. Dunia adalah tempat menabung amalan untuk keabadian. Inilah yang digariskan Allah. Maka sukses di dunia adalah ketika kita menepati tugas kita di dunia. Sukses di dunia bukanlah sukses secara finansial. Bukan kaya. Bukan populer. Tapi sukses dunia adalah ketika menggunakan waktu untuk menggapai sukses abadi. Yaitu masuk ke dalam sorga.
Inilah yang dipahami oleh sahabat Nabi shallallahu alaihi wasallam, inilah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad kepada sahabatnya, yaitu sukses bukan kaya, tapi sukses adalah kekal dalam kenikmatan abadi di sorga. Maka Mi’dan bin Abi Talhah Al Ya’muri, bertanya kepada Tsauban, tentang amal yang dapat membuatnya masuk ke sorga. Maka Rabi’ah bin Ka’ab ketika ditawari untuk meminta yang dia mau, dia meminta sorga.
Jawaban Nabi shallallahu alaihi wasallam terhadap Tsauban dan jawaban Nabi shallallahu alaihi wasallam kepada Rabi’ah adalah sama. Shalat. Perbanyak shalat jika ingin mendekat ke sorga.  Shalat itulah yang menjadi kunci sukses untuk menghadapi dunia ini. Agar perjalanan 70 tahun kita di dunia ini berujung kepada sukses, dan kita melalui sisa umur kita dengan bahagia dalam keabadian.
Mengapa Shalat? Ini pertanyaan besar. Mengapa nabi menjawab shalat? Mengapa shalat bisa membawa ke sorga? Mengapa shalat dapat menjauhkan diri dari neraka?
Ibaratnya, siapa pun anda, sukses bisa anda raih. Asal anda meraih jalannya. Asalkan anda shalat dengan benar, anda bisa sukses. Ini sudah jaminan Allah. Anda kaya, ketika anda shalat dengan benar, maka anda akan sukses di dunia. Anda akan menjadikan harta anda sebagai kendaraan menuju akhirat yang mempercepat jalan anda ke sorga. Bagi yang miskin, anda akan memaksimalkan kemampuan anda untuk mencari sorga.
Anda akan bertemu si kaya di sorga. Perjalanan hidup yang 70 tahun ini akan menjadi bagaikan anak tangga yang dinaiki dalam rangka berjalan ke sorga. Setiap hari semakin mendekat ke sorga. Setiap hari menaiki anak tangga kebaikan, terus naik dan meninggi, sampai di hari terakhir keberadaan kita di alam dunia, itulah hari terbaik dalam hidup kita.
Draf tulisan, daripada disimpan lebih baik dishare.

Check The Label : Boikot Produk Israel


Mendukung Palestina tidak hanya dapat dilakukan dengan mendukung perlawanan PLO, Hamas dkk, gerakan memboikot, sanksi, dan divestasi produk Israel dan produk dari perusahaan yang mendukung/berkaitan dengan Israel.
Salah satunya dapat di liat di gerakan Check The Label yang berkampanye memboikot kurma yang dihasilkan Israel dari tanah yang di duduki secara Ilegal di tepi barat.
selain itu, banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendukung gerakan BDS ini, dari boikot produk, boikot akademis, sampai kampanye agar mengeluarkan Israel dari keanggotaan FIFA.
Cuma ya itu… buat yang permisif.. mikirnya emang ngaruh.. bukannya malah membuat ekonomi kita ambruk dll.. padahal gerakan ini udah bikin salah satu produsen kosmetik Israel Ahava menutup tokonya di Inggris…
yo.. lakukan yang kita mampu.. selama ada penggantinya yuk ikutan #BDS

Next Read :

Sourceforge dan Mahalnya Kepercayaan


Sourceforge.net sepertinya sudah mengingkari pentingany kepercayaan dalam bisnis berbasis jasa atau servis seperti yang dilakoninya dengan menyediakan penyimpanan online untuk proyek-proyek open source.
Dulu awalnya sourceforge.net merupakan tempat terpercaya untuk donlot aplikasi FOSS karena memang berkas binari yang disediakan dapat dipastikan asli dari developernya tanpa ada tambahan adware/malware/advertisingware seperti tempat donlot aplikasi yang lain seperti download.com dll.
Tapi, sekarang sepertinya mesti dipikir pikir ulang kalo mau donlot dari sourceforge, karena skema mencari uang mereka sudah berubah, diakui atau tidak, sourceforge ikutan model tempat donlot lain yang menyediakan donlotan tapi menyertakan ekstra aplikasi yang kadang tidak dibutuhkan oleh pengguna (pendonlot) via program yang disebutkan sebagai devshare. Tapi program ini memicu kontroversi yang akhirnya menyebabkan dua proyek opensource ternama hengkang dari sourceforge.net yakni VLC dan GIMP-WIN, pada tahun 2013.
Program devshare ini juga diakui oleh pengembang filezilla sebagai salah satu mitra terbaiknya sourceforge.net. Kalo ga percaya coba donlot aja filezilla di sourceforge seperti gambar ini :

kalo diliat, di kotak donlot Filezilla ada tulisan installer enabled, itu tanda kalo filezilla ikutan program devshare, dan kalo di klik akan menggiring pemirsa ke tempat lain alias ga langsung donlot filezilla nya.

Selain itu, ada kebijakan dari sourceforge yang rada bikin miris juga yakni mengambil alih proyek-proyek yang dipindah ketempat lain alias ga make lagi sourceforge sebagai alat untuk menyebarkan software mereka, atau proyek opensource yang bukan di host di sourceforge juga dapat saja di mirror oleh mereka, maksudnya baik sih, yakni menyediakan para pemirsa aplikasi yang ada, tapi karena kasus GIMP-WIN yang berkas binari nya diisi malware dan fakta bahwa yang memegang kendali atas mirror itu adalah staff dari sourceforge.net ditambah lagi postingan sourceforge ini rasanya kudu mulai waspada kalo donlot dari sourceforge.

“Mirror project are sometimes used to deliver easy-to-decline third party etc… ” nah kan.. apa dibilang 😀
Terakhir mereka (sourceforge.net) bikin blog post yang menyatakan menghentikan ngebundle aplikasi yang di donlot via sourceforge dengan aplikasi yang menjadi sponsor mereka, dan hanya akan memasukkannya di aplikasi yang ikutan opt-in atau ikutan program mereka itu.. ( nah ngaku juga kan), tapi apakah ini mampu menyakinkan para pengembang dan pengguna FOSS khususnya untuk kembali memakai jasa sourceforge? saya mikir seribu kali lagi deh 😀
next read  :

Just Call 123


Nah… masalah di rumah itu kalo bukan air, ya listrik… 
Seperti kejadian kemarin lalu.. yang beberapa kali listrik rumah tiba-tiba mati sendirian… 
nah.. karena kelabakan akhirnya kita telpon PLN setempat (PLN Sragen) dan dijawab…
ga lama kemudian ternyata eh ternyata itu Jaringan idup sendiri …
padahal itu petugas PLN udah dirumah.. akhirnya sama istri di bilangin udah idup dan ga jadi di cek…
sebulan kemudian kejadian lagi itu jaringan mati sendirian, apalagi hujan dan malam minggu lagi…..
telpon lagi ke no PLN Sragen.. ga ada yang ngangkat… kemungkinan besar itu kantor emang kalo malam atau hari libur ikutan libur…
setelah semalaman gelap-gelapan, akhirnya minta bantuan rumah samping yang pensiunan PLN… dan dicek… memang ga ada setrumnya…
terus beliau naik ke atap ngecek sambungan PLN nya… dan memang katanya sambungannya berkerak akibat panas dan hujan…
setelah sedikit di oprek.. akhirnya hidup juga… terima kasih ya pak Darmono…
eh.. ternyata satu bulan kemudian, balik lagi itu penyakit… pas malem minggu tiba-tiba byar pet… mati lampu.. hehehe. apalagi udah mulai kemarau … panas men… ya sudah kita gelap-gelapan sampai pagi…
Besok siangnya (pagi minggu jalan-jalan kita) mo minta tolong lagi saya nya sungkan… ya sudah nyari no Telpon PLN Sragen lagi… dan coba telpon …
nyambung sih.. tapi kaga ada yang ngangkat….
browsing lagi akhirnya nemu layanan PLN 24 jam 123… iseng kita telpon, Akhirnya berhasil men… ga lama kemudian petugas PLN nya datang dan memperbaiki itu sambungan… berhasil…
So, pelajarannya kalo mati lampu Just Call 123 jangan lupa no Pelanggan, alamat, dan ciri-ciri rumah biar gampang ditemukan…..
thanks
PS : Kamen Rider Drive 31 udah rilis tuh….

Ubuntu 15.04 Vivid Vervet : Nyoba lagi


Awalnya sangsi saya apa kuat di coba di Vbox under Debian 64 bit.. ternyata ya masih ngangkat juga kok Compiz dan Unity nya … meskipun itu… rada lemot 😀

Ubuntu ternyata ya tetep gitu yak… warna dominan ungu, default wallpaper yang ga nahan (abstraknya :D) sama model nyari aplikasi nya alias Dash nya yang rada ngeselin, musti ngetik 😀

lainnya … standar lha……

oke silahkan nikmati ya 😀

Nilai :
Ubuntu : 7 dari 10
Artistik :6 dari 10
Unity dan Dash :5.5 dari 10
Jalan d VBox : 7 dari 10
Overall : 6 dari 10 (alias buat ubuntu lovers aja :D)

Next read:
https://wiki.ubuntu.com/VividVervet/ReleaseNotes