Sayembara : LOMBA CERITA PENDEK KAMU DAN SEPEDA FEDERALMU



 
LATAR BELAKANG
Lomba penulisan cerita pendek yang bertemakan “Kamu dan Sepeda Federalmu” terbuka bagi seluruh member Grup MTB Federal Indonesia. Mari ekspresikan diri anda dalam menuliskan petualangan anda bersama sepeda Federal, pengalaman anda dalam memburu sepeda Federal Idaman atau bahkan cerita masa kecil tentang anda dan sepeda Federal anda dan lain sebagainya. Ekspresikan cerita anda semenarik mungkin karena selain dinilai oleh Tim Juri, karya tulis juga akan dinilai oleh seluruh member MTB Federal Indonesia. Ketentuan lomba cerita pendek akan dijelaskan pada poin- poin di bawah .

KETENTUAN PESERTA LOMBA
1. Cerita pendek yang dilombakan berupa kisah nyata (Riil) antara anda dengan sepeda federal milik anda dan bukan berupa karangan fiksi
2. Peserta lomba adalah member yang telah terdaftar sebagai member dalam MTB Federal Indonesia
3. Cerita pendek dibuat dalam format word (.doc)
4. Jumlah kata minimal 300 kata
5. Cerita disusun menggunakan bahasa Indonesia dan komunikatif
6. Karya tulis orisinil murni buatan sendiri dan tanpa plagiasi.
7. Cerita tidak mengandung unsur SARA, asusila, menyudutkan pihak lain dan promosi/iklan produk.
8. Setiap cerpen disertai 1 buah foto Sepeda Federal-nya dengan pemilik berada di belakang sepeda.
9. Kuota peserta per periode adalah 6 cerpen. Bagi peserta yang telah mengirimkan cerpen namun setelah 6 kuota peserta terpenuhi, akan diikutkan pada periode lomba berikutnya.
10. Bagi 6 pengirim cerpen pertama yang telah memenuhi persyaratan, akan ditampilkan di grup utk dinilai bersama.
11. Cerpen dikirim ke alamat email btriaji@gmail.com Dan batas akhir pengumpulan karya satu minggu sebelum karya ditampilkan setiap periodenya
12. Batas akhir penutupan penerimaan cerpen tanggal 14 April 2013

SISTEM PENILAIAN
1. Periode penilaian oleh member maupun juri berlangsung selama 1 bulan
2. Point penilaian diperoleh dari komentar member. Like/Suka tidak akan dihitung sebagai poin.
3. Komentar harus apresiatif dan ada relevansinya dengan isi cerita
4. Komentar lebih dari 1 akan dianggap 1 komentar saja atau berarti tetap 1 poin
5. Komentar yang sifatnya nge-junk, perdebatan, link, foto atau tanpa ada relevansinya tidak akan dihitung sbg poin dan bila perlu Admin dgn sepengatahuan juri berhak menghapus komentar tsb tanpa pemberitahuan, misal: nice story om, keren!, besok tikum di mana?, ceritanya biasa aja dan sejenisnya.
6. Pemilik cerita tidak boleh “nyundul” atau memberi tanggapan komentar kecuali ada pertanyaan tapi tidak dihitung sebagai poin.
7. Member boleh memberi komentar lebih dari 1 cerpen.
8. Penjumlahan komentar yang valid (poin) dilakukan oleh para juri dan disaksikan para admin.
9. Juri berhak mendiskualifikasi jika terdapat pelanggaran2 oleh kontestan

KETENTUAN PEMENANG
1. Pemenang untuk setiap periodenya hanya ditentukan satu pemenang.
2. Pemenang akan diumumkan melalui facebook group MTB Federal Indonesia dan website MTB Federal Indonesia satu minggu setelah batas waktu penilaian (1 bulan) baik oleh member maupun juri berakhir.
3. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
4. Pemenang akan dihubungi secara resmi oleh panitia dan hadiah akan dikirim ke lamat pemenang.

HADIAH
1 buah brakelaver Shimano M-System NOS (donasi dari Wardoyo Soenardi)
1 buah T-Shirt (donasi dari Mochamad Firdaus)
1 set Decal Federal emas (donasi dari Haryo Tebe)

 
 
Next  Read


Advertisements

Federal Hunter : Online Mode


Menjadi penghobi sepeda lawasan itu emang rada-rada repot kok. Kenapa, namanya juga sepeda lawas, nyarinya juga mesti di bengkel  sepeda atau toko sepeda bekas. Kalo nanya ke toko sepeda baru ya pasti kecele… enggak jual. Apalagi yang produsennya udah modar alias tutup pabrik semacam Toyo Asahi, Federal, Bridgestone atau Panasonic. Persis nyari anak ayam kampung yang nyungsep di antara anak ayam broiler, Susah… mesti jeli dan sering sering main ke tukang bengkel, atau tukang loak. sapa tau ada yang kelepasan jual murah….
Nah, lain lagi kalo punya langganan internet, kita bisa memanfaatkannya untuk berburu sepeda lawas idaman kita. Tapi, lagi lagi kesabaran kita mesti diuji, karena biasanya kalo udah masuk internet itu harganya bisa melonjak-lonjak..hehe…
Tips kalo nyari sepeda lawas via internet adalah selalu mengecek situs situs jual beli terutama bukalapak.com, berniaga.com, tokobagus.com, dan FJB kaskus.co.id atau mantengin status fb para saudagar sepeda di FB seperti om Bewok, atau kang Idaz,atau mbah war. agar aman pastikan orangnya sering berinteraksi dengan kita, terus cek tidak hanya di satu tempat website saja. cek juga lapak jualan onlinenya yang lain. Kalo belum yakin ga ada salahnya juga samperin ke tempat penjualnya, atau pake pembayaran via rekber.
Nah, khusus Federal, ada beberapa yang kayaknya patut di uji coba nih, kenapa, karena harganya masih rasional, dan terjangkau. Agar aman, ya ikuti saran saya diatas:
Komentar : aseli,penjualnya terpercaya
kekurangan : ga fullbike
Komenter : Meskipun rada mahal, ini Fedy balap yang masih rada jarang yang punya, alias jenis langka.
kekurangan : hanya mau COD, rada mahal
Komentar : Salah satu seri high en, cat masih mulus, crank Sakae Oval
Kekurangan : Lumayan mahal

4. Streetcat (tokobagus.com)

Komentar : catnya ori, harga wajar.
kekurangan : belum kenal sellernya, mending COD atau rekber

Komentar : Seri Macannya  Federal, lumayan antik, apalagi kalo fullbike
Kekurangan : sellernya hanya ngejual frameset atau fullbike tanpa gearset.
Komentar : Ori.
kekurangan : Penjualnya belum kenal
Nah, sementara itu dulu rekomendasi sepeda federal yang layak di buru via online, sekali lagi, cek dulu penjualnya, terpercaya tidak, kalo deket, kenapa tidak samperin aja kerumahnya…
Next Read :
sponsored by AttaqiGallery

Happy Birthday to You


Cuma pengen ngucapin Selamat ulang tahun buat komunitas pencinta federal indonesia (mtb federal indonesia) yang berulang tahun pada 16 Januari 203 yang ke empat. ga terasa sudah 4 tahun ya.. semoga perjuangan melestarikan salah satu produk nasional ini tetap berlangsung…
happy birthday to you…
Next Read :

JPG Part 2 : Main Air


Main ke JPG pas musim hujan emang beda ya…jalurnya licin dan beberapa bagian penuh air.. jadi inget masa kecil di Air Gading aja…tapi gak salah juga kalo mau nyoba kok… sekali-kali ngerasain jalur XC yang beda hehe…
Cuma ya itu, siap-siap basah dan berlumpur semua, dan kalo perlu jangan make sepeda berharga mahal deh… kenapa? biar ga repot kalo kemasukan air dan lumpur….

NB : nggowes ketawa bareng Hafez dan Pitu
brought to you by AttaqiGallery

Federal, Your Soul must Match with It


Berburu barang yang sudah tidak di produksi lagi itu memang punya seni tersendiri. Apa aja deh, dari prangko sampe keris, dari motor sampe sepeda. begitu juga pas yang hobi make dan berburu sepeda Federal. Cuma kalo berburu Federal, rumusannya beda, mesti sering sering main ke bengkel sepeda, sama liat di internet, biar dapet yang asli.
Selain itu, antara pemilik sama fedynya harus punya “soul” keknya…kalo tidak ya, ga akan ketemu. Contoh, Mount Everest diatas, dulu pernah liat di bengkel “Pak Budi”, tapi udah di DP orang, lha pas di monte balik lagi ke bengkel “Pak Budi” kok ya keduluan sama orang lain..
Jadi, berburulah selagi Federal masih ada, jangan sampai keburu punah….
Jangan lupa tipsnya ya.
PS : gambar punya om Tri Angga Sigit
brought to you by AttaqiGallery

JPG Part I : Edisi Nyasar


image

Tinggal di seputaran bintaro kok ya ga ngerti JPG alias Jalur Pipa Gas ya, pernah denger sih,tapi kok kerasa jauh gitu.

Nah, setelah di liat di postingan tentang JPG dan liat di peta ternyata deket kok. Hari pertama ke JPG,emang ga niat sih, cuma nyari jalan sambil gowes santai gitu.

Nah,  kali kedua kesana, yakin deh masuk, tanpa liat lokasi trek dan jalurnya kayak apa. Hasilnya ya itu… nyasar gaa ketemu treknya. padahal udah nanya berkali kali.. udah di kasih ancar ancar sama yang biasa masuk, dan sempat ngekor pesepeda lain kok tetep ga ketemu….

yo wis…. nyasar deh….

nb. nyasarnya bareng hafez

NB lagi : Officialnya

Attaqi’s Gallery

B2W Edisi Perdana


Dari dulu ingin naik sepeda ke kantor belum terlaksana. alasannya klise sih, ga ada temen. hehe. Jadi rada gamang dengan jarak yang cuma 25 KM an, dan kondisi jalanan Jakarta yang tidak bersahabat bagi pengendara sepeda.

Memang sih, beberapa kali pernah naik si seli pockro 16 inch via KRL Tenabang, tapi kan kurang kerasa.

Nah, setelah berhasil ngomporin Tri Angga Sigit buat beli sepeda Federal, dan mulai bersepeda ke stasiun Pondok Ranji, di iringi dengan nggowes kesana-kemari kalo sabtu-minggu, akhirnya Selasa, 13 November 2012 kemarin jadi juga nggowes ke kantor bareng Tri Angga Sigit.

Jaraknya, kalo kata endomondo sih 23,35KM, waktu tempuh 1 Jam 19 Menit.

Nah, Pas pulangnya yang bikin keki… macet banget….

wooke .. see ya on the next edition…

NB : Official by https://www.facebook.com/AttaqisGallery