Katanya : "Linux is Sucks"


Di salah satu grub Facebook tentang linux, ada yang posting kayak gini :

“Linux bener2 bawa musibah buatku, karena

1.File2 ku hilang

2.data D, E ku entah kemana

3.Dokumen-dokumen penting gak tau sembunyi dimana

4.Stel lagu gk bisa

5.play video gak bisa

6.ngenet gak bisa, masukin modem gk ke baca gk bisa di install….
7.file tmn2 hilang amblas kemakan pinguin gara2 ubuntu 12,10 pembawa sial.

8.skripsi temen entah di bawa terbang kemana
9.ribet sekali & harus konek ke internet
10.buat malu q ma tmn, marah karena capek2 nyusun skripsi amblas…


ada yang bisa bantu nemuin data C, D, E
ku kembali..???

help me…”


kadang orang-orang yang terlalu antusias karena dengar segala promosi Linux dan FOSS yang memang dibuat sedemikian rupa agar orang tertarik mencoba Linux. Terus main tabrak install, ga pake baca bagaimana install distro linux yang aman. 
Lalu, bagaimana sih kalo mau mencoba menikmati linux secara aman dan damai?? sebenarnya kuncinya cuma satu, Jangan cuma jadi Generasi Pembaca Judul! Baca itu Slackbook, sampai tamat kalo emang mau gape install Slackware. Baca itu panduan instalasi Debian, kalo emang mau aman tenteram install Debian. Kalo perlu, beli bukunya. Baca itu tutorial instalasi dualboot Windows/Linux kalo mau install dualboot… 
Setelah siap, pengetahuan anda, biar ga pusing lagi karena ngalamin kejadian kek di ilustrasi diatas, pertimbangkan untuk melakukan langkah-langkah berikut ini, sebagai langkah antisipasi :
  1. Coba install linux di Virtual Machine dulu,ga perlu yang berbayar, cukup pake Virtualbox.. gampang, mudah dan efektif untuk mempelajari bagaimana proses instalasi distro linux secara komprehensif. Perhatikan bagaimana proses pembuatan partisi di linux.
  2. Kalo cuma pengen coba-coba tanpa install ke hardisk, mending livecd/liveUSB. hampir semua distro linux modern mendukung fitur ini kok. kalo perlu pilih yang bisa persistent
  3. Kalo sudah terbiasa install di virtual machine, dan make liveusb/livecd, baru putuskan install dualboot, kalo memang masih membutuhkan MS WIndows/MacOS. Jangan lupa, siapin dulu 2 partisi terpisah, untuk instalasi linux nya. Terus inget kalo perlu catat kapasitas partisi hardisk tadi, karena pas instalasi ga akan ada lagi itu partisi C, D, atau E ala Windows. yang ada /dev/sda, /dev/sdb, jadi yang paling gampang sih, inget kapasitasnya.
  4. Kalo kurang yakin mampu melakukan instalasi sendiri, cari temen yang emang sudah gape install linux, nah, kalo ada temen ente minta tolong install Linux dan ente ga yakin bisa, ente bisa minta tolong orang lain yang emang lebih gape install linux…
  5. Terakhir, dan paling penting, bikin backup dulu data-data anda, biar kalo ada salah partisi ga ujug ujug nyalahin Linux sebagai tersangka. Ada baiknya siapin juga livecd/liveusb distro linux khusus untuk rescue semacam systemrescuecd yang udah ada testdisk, photorec, ddrescue dan foremost. Sebagai antisipasi, kalau bener ente salah partisi terus ilang data ente. Tinggal pelajari cara pake testdisk dkk untuk proses rescue data-data ente. Kenapa, backup ini penting, karena bencana itu datangnya ga kenal waktu, se expert nya seseorang install linux, terkadang masih juga dapat melakukan kesalahan yang mengakibatkan hilangnya data-data, salah milih partisi misalnya… oke…terima kasih…
So, jangan ujug ujug ngomong kalo “Linux is Sucks”, Linux itu cuma tool, sama kayak pisau, tergantung kepada yang make. Kalo ga baca cara pemakaiannya, pisau juga bisa berbahaya bagi orang yang make lho? 
Next Read :
1. Slackbook
2. Debian Documentation
3. Dualboot
4. Sponsored by www.faihana-store.com

Jelly Fruity Lucu mau???
untuk info dan pemesanan hubungi

SMS atau WhatsApp 083872303254

Reseller Welcome


2 thoughts on “Katanya : "Linux is Sucks"

  1. Kutip:

    “Linux bener2 bawa musibah buatku, karena

    1.File2 ku hilang
    2.data D, E ku entah kemana
    3.Dokumen-dokumen penting gak tau sembunyi dimana
    4.Stel lagu gk bisa
    5.play video gak bisa
    6.ngenet gak bisa, masukin modem gk ke baca gk bisa di install….
    7.file tmn2 hilang amblas kemakan pinguin gara2 ubuntu 12,10 pembawa sial.
    8.skripsi temen entah di bawa terbang kemana
    9.ribet sekali & harus konek ke internet
    10.buat malu q ma tmn, marah karena capek2 nyusun skripsi amblas…”

    Seharusnya masalah seperti ini semakin membuat komunitas rendah hati bukan semakin sombong. Harusnya makin sadar bahwa Linux memang memiliki kekurangan lalu memperbaikinya bukan malah counter-keluhan dan dijadikan posting. Ini adalah pelajaran berharga untuk saling menasihati dan memahami pengguna yang masih awam. Bukan dengan cara (maaf) menghujat mereka.

    Kutip: “Ini mah Tipikal orang Indonesia yang cuma jadi Generasi Pembaca Judul aja, ga ngikutin en membaca panduan secara lebih lengkap yang sudah dibuat untuk install distro linux.. Nah pas salah install kemudian salah dan lupa nyiapin partisi, Linux nya yang dijelekin.”

    Maaf pak, akan tetapi user akhir selalu menang. User akhir adalah sesuatu yang diistimewakan oleh Microsoft sehingga mereka bisa menjadi seperti sekarang. Kapan Linux bisa menyaingi Windows (sesuatu yang diidamkan komunitas) jika komunitasnya sendiri tidak bisa memahami pengguna akhir yang memang demikian adanya? Pengguna akhir itu dibantu, bukan sebaliknya. Kalau memang user di Indonesia tipikal Generasi Pembaca Judul, maka ayah saya, ibu saya, kakek, om, tante, tetangga, bahkan guru-guru sekolah saya semuanya terkena tuduhan ini. Apakah mungkin kita tuntut mereka semua untuk jadi pembaca segalanya (padahal al-Qur'an saja belum tentu kita baca tiap hari)? Siapakah di zaman ini yang sudi terdistraksi oleh hal selain kerjaan utamanya? Tidak ada, semua user pakai komputer untuk tujuan utama mereka: kerja. Jadi, marilah kita memaklumi jika ada user yang begini.

    Linux is suck adalah benar. Dan dalam sudut pandang kita, Islam, maka Windows is suck juga. Kita diajari bahwa dunia adalah hina dan tidak patut bagi kita untuk fanatik terhadapnya. Mari kembali kepada ajaran Islam, sampai sekecil-kecilnya urusan, walau software sekalipun. Semoga bapak dan saya, kita semuanya, istiqamah dalam Islam.

    Bukan software dan filsafat pegangan saya. Hanya Islam pak, yang pantas dijadikan pegangan. Afwan jika saya **terpaksa** dan harus begini. Wallahu ta'ala a'lam. Jazakumullahu khairan wa barakallahu fiikum.

  2. mohon maaf kalo ada paragraf yang kurang berkenan, postingan ini bukan bermaksud sombong, karena memang enggak,tapi sekedar otokritik bagi saya juga, karena di akhir postingan saya sertakan 5 langkah, untuk mencoba linux dengan aman…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s