Dualboot Windows dan Ubuntu 11.04


Postingan ini ditujukan untuk saya berbagi sesama pemula linux yg ingin mengenal linux dengan cara dualboot Ubuntu dengan Windows yg sudah terlebih dahulu terinstall.

Ubuntu 11.04 Natty Narwhal

Langkah – langkah Dualboot Linux dan Windows:

1. Pastikan Windows anda sudah terinstall, dan jangan lupa siapkan dua partisi baru untuk instalasi Linux anda. satu partisi ukuran 1 gb untuk swap. dan 1 partisi besar diatas 10 gb untuk ubuntu

2. Boot LiveCD/USB, kemudian pilih Try Ubuntu

3. Desktop Live Ubuntu Natty

Jika VGA anda support 3D pada mode live maka anda akan mendapatkan tampilan desktop seperti gambar pertama di atas. Namun jika tidak anda akan akan mendapatkan tampilan klasik.

Jangan khawatir, setelah Ubuntu Natty terinstall ke hard disk kita bisa langsung menginstall driver VGA sehingga kita bisa menikmati desktop baru Ubuntu seperti diatas yg dinamakan Unity.

4. Menyiapkan Partisi Untuk Instalasi Ubuntu.

Untuk mengatur partisi kita menggunakan aplikasi bernama gparted yg sudah tersedia di Ubuntu Live-CD.

Jika anda mendapatkan desktop Unity tinggal klik menu kemudian cari gparted.

Pertama yg perlu kita lakukan adalah memformat partisi yg sudah kita siapkan untuk instalasi menjadi partisi extended.

Klik kanan partisi tersebut kemudian klik New. Akan muncul jendela dialog…

5. Membuat Partisi swap dan ext4

Kita sudah membuat Partisi Extended namun masih unallocated. Di sana kita akan membuat partisi yg diperlukan untuk instalasi Ubuntu.

swap

Partisi ext4 untuk / (root)

Klik kanan pada partisi unallocated, pilih New. Akan muncul dialog box

Ubah ukuran partisi dengan menggeser slider pada grafik ke arah kiri sehingga mendapatkan ukuran yg diinginkan. Bisa juga dengan mengetikkan ukuran yg dimau (dalam MB) pada bagian New Size. Pada contoh saya membuat ukuran partisi ext4 25853 MiB (25 GiB)

Pada bagian File System klik, kemudian pilih ext4.Kita bisa juga memberi label, pada partisi tersebut. Di gambar saya memberi label Natty.

Kalau sudah klik Add. Kita akan kembali ke jendela utama gparted.

Kita tinggal menerapkan partisi yg kita buat dengan mengklik icon check yg ada di menu bar

Persiapan partisi sudah selesai.

6. Proses Instalasi Ubuntu

Klik Ganda icon Install Ubuntu yg ada di desktop, maka akan muncul jendela instalasi Ubuntu

Klik Forward                     Z

Muncul jendela yg menginformasikan agar kita:

Memiliki setidaknya ruang hard disk sebesar 4.4 GB.

Terhubung ke sumber listrik. Disarankan untuk pengguna notebook agar menggunakan charger saat menginstall agar tidak terputus tiba2 karena kehabisan daya baterai.

Terhubung ke internet. Tapi bagi saya lebih baik tidak terhubung ke internet agar proses instalasi selesai lebih cepat. Karena apabila kita terhubung ke internet maka Ubuntu akan berusaha mendapatkan update, akan memakan waktu apalagi untuk yg koneksi internetnya lambat.

Di bawah ada 2 pilihan yg bisa dicentang bila kita terhubung ke internet, tapi buat saya lebih baik tidak di centang karena kedua hal tersebut bisa kita lakukan dengan mudah setelah Ubuntu terinstall.

Klik Forward.

Di jendela berikutnya kita akan diberi 3 pilihan Instalasi Ubuntu:

Install Ubuntu Alongside Them. Pilihan ini adalah untuk yg tidak ingin menyiapkan partisi sendiri tapi dibuatkan secara otomatis oleh installer Ubuntu.

Erase Disk and Install Ubuntu. Pilihan ini akan menghapus seluruh isi hard disk kemudian menginstall Ubuntu pada disk tersebut. Pilihan ini bisa dipakai pada hard disk baru/kosong.

Something Else. Dengan pilihan ini kita dengan leluasa menentukan lokasi dan ukuran partisi untuk instalasi Ubuntu. Pilihan inilah yg kita pakai!

Pilih Something Else, kemudian klik Forward.

Akan muncul jendela yg menampilkan tabel partisi. Disana kita bisa lihat partisi2 hard disk yg kita punya termasuk dua partisi yg sudah kita siapkan sebelumnya, yaitu swap dan ext4.

Hard Disk saya terbaca sebagai sdb karena saya menggunakan dua hard disk pada PC. Bila anda menggunakan notebook atau satu hard disk saja maka hard disk anda akan terbaca sebagai sda. Sama saja

Yg perlu kita lakukan adalah menentukan mount point (fungsi) dari partisi ext4 saja. Partisi yg lain jangan disentuh! Partisi swap pun tidak perlu kita sentuh karena otomatis akan terdetek.

Klik pada partisi ext4, kemudian klik Change.

Akan muncul jendela dialog:

Use As: Ext4 Journaling File System

Format The Partition: Pilih Format

Mount Point: Pilih /

Kalau sudah klik OK.

Persiapan partisi sudah selesai. Tidak perlu mengubah bagian lain. Klik Install Now.

7. Mengisi Data Personal

Klik pada map dimana lokasi anda berada, pada contoh saya memilih Jakarta.

Keyboard Layout. Pilih saja default yaitu USA

Kita ditawarkan untuk mengimport user account, tapi karena sebelumnya kita tidak memiliki instalasi Ubuntu langsung klik Forward.

Selanjutnya kita tinggal mengisikan nama dan password yg mau kita gunakan. Ingat jangan menggunakan huruf kapital pada User Name!.

7. Finishing Installation.

Instalasi akan selesai beberapa saat lagi, sambil menunggu silakan nikmati slideshow yg mengenalkan beberapa fitur Ubuntu.

Saat proses instalasi Ubuntu selesai akan muncul pop up window yg menginformasikan. Klik Restart.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s