Geli campur campur ngebaca dua berita ini?? lha judulnya unlimited kok dianggep merugikan operator dan pengguna lain? kalo ga kuat nggelar dagangan unlimited data yo wes, dagang yang lain saja…
gitu aja kok repot… tinggal pengguna toh yang milih mau make mana?? kalo omongannya kayak dua berita ini, seolah olah pengguna unlimited yang jadi tersangka, lha apa ga kebalik itu? yang nyediain paket data unlimited sopo? terus kalo digunakan secara unlimited apakah itu melanggar aturan?? simeeleteke bener yang jualan…..
“Tukang Download” Film Rugikan Operator
Didik Purwanto | Wicaksono Surya Hidayat | Kamis, 8 Desember 2011 | 10:43 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kalangan operator mengeluhkan pengguna layanan data yang sering mengunduh film sepuasnya di internet. Perilaku tersebut dianggap merugikan operator.
EVP Marketing & Product Bakrie Telecom Ridzki Kramadibrata menjelaskan rata-rata penggunaan kapasitas layanan data untuk pelanggan PC hanya sebesar 2 GB per bulan. Jika menggunakan ponsel dengan layar kecil (bukan ponsel dengan paket layanan Blackberry atau paket unlimited operator) maka pengguna hanya akan menghabiskan kapasitas layanan data maksimal 200 MB.
“Yang sangat menghantam operator adalah pengguna yang biasa mengunduh film melebihi kapasitas data yang sudah ditentukan,” kata Ridzki selepas acara Diskusi Akhir Tahun Rethinking Data Services: Understanding Consumer Insight di Jakarta, Rabu (7/12/2011).
Dengan memilih layanan data dengan paket unlimited, maka pengguna akan leluasa mengunduh atau mengunggah data sesuai keinginannya, termasuk mengunduh film. Jika melebihi kapasitas yang ditentukan, operator hanya menurunkan kecepatan akses data.
Masalahnya, lanjut Ridzki, pelanggan layanan data di tanah air cenderung menyukai perilaku mengunduh atau mengunggah data melebihi kapasitas yang sudah ditentukan.
“Memang jumlahnya hanya sekitar 1-2 persen dari total pengguna layanan data. Tapi itu sangat merepotkan operator. Jaringan akan semakin lemot,” tambahnya.
Padahal berdasarkan laporan yang diberikan oleh TNS Global Market Research tahun 2010 terhadap perilaku konsumen dalam menikmati layanan data di Indonesia terungkap ada empat hal utama yang sering dilakukan pelanggan di internet. Sekitar 95 persen responden mengakses Facebook, 70 persen searching di Google, 50 persen searching di Yahoo dan 30 persen mengakses Youtube.
sumber : http://tekno.kompas.com/read/2011/12/08/10434849/.Tukang.Download.Film.Rugikan.Operator
XL Hentikan Paket Data “Unlimited”
Sabrina Asril | Reza Wahyudi | Jumat, 10 Februari 2012 | 14:45 WIB
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Paket akses internet unlimited yang dikeluarkan operator telepon seluler XL sudah dihentikan. XL pun tidak akan menggarap bisnis paket data unlimited ini karena dinilai tidak menguntungkan.
Hal ini disampaikan Chief Executive Officer XL Axiata, Hasnul Suhaimi, Rabu (8/2/2012), di Axiata Center, Kuala Lumpur, Malaysia. “XL tidak akan lagi menjual unlimited paket data karena mengganggu jaringan,” ujarnya.
Ia mencontohkan, untuk penggunaan paket unlimited yang dilakukan 3-4 pelanggan bisa menggunakan 40 persen jaringan. Sementara sisa pelanggan harus berbagi jaringan sisanya.
Dengan demikian, meski banyak permintaan pelanggan untuk kembali mengadakan paket unlimited XL, operator seluler itu tidak akan membukanya kembali. “Kami hilangkan paket-paket yang merugikan pelanggan juga karena pemakaian satu pelanggan berpengaruh ke lainnya,” papar Hasnul.
Chief Operating Officer XL, Willem Lucas Timmermans, mengatakan, saat ini pihaknya tengah memfokuskan pada kepuasan pelanggan pada akses data.
“Unlimited is impossible karena nilai kepuasan dan pengalamannya menurun. Kami ingin pelanggan dipuaskan dengan jaringan yang baik,” ucapnya.
Dengan paket data lain, kata Wim, volume data bisa mencapai 4 GB. Hal ini jauh berbeda saat paket unlimited diterapkan. Saat itu, volume data hanya bisa mencapai 2 GB. Kecepatan akses internet dengan dihapuskannya sistem unlimited juga berhasil meningkat sampai 512 Mbps.
“Dengan kecepatan baik, volume yang bagus, maka akan lebih mudah pengaturan terhadap penggunaan berlebihan,” tandas Wim.
http://tekno.kompas.com/read/2012/02/10/14451881/XL.Hentikan.Paket.Data.Unlimited